SELAMAT DATANG DI WEBLOG TERAPI TOA (Treatment Of Anaerobic) & HERBAL ADEM ATI JEMBER, Asuhan Bpk. dr. Sofan & Rizki JS. HP. +6282-301433410 # Konsultasi Penyembuhan Melayani Konsultasi Pengobatan ONLINE -

Kamis, 03 Desember 2015

Aktifnya Hormon Ajaib mengikuti Program 10 hari latihan TOA



‘TOA’ Produksi 4 Hormon Cerdas

Keadaan meditatif yang tercipta setelah mengikuti Program Latihan Terapi Olah Raga Anaerobik ini, adalah akan terangsangnya pula secara aktif terproduksinya 4 hormon ajaib dalam diri kita dan sangat membantu pada tinkat kesadaran dan derajat kesehatan lebih baik.

(Referensi: Catatan Olah Meditasi Pernapasan oleh  EPA Van Wijka - J. Ackermanc - R. Van Wijka).



1. Melatonin
Melatonin yang dihasilkan oleh kelenjar pineal dalam kegelapan. Setiap malam melatonin diproduksi, bila orang tidur dengan lampu padam, maka membantu melancarkan melatonin yang diproduksi. Sebaliknya bila orang tidur dengan lampu menyala, maka produksi melatonin tidak lancar dan Akibatnya pagi hari esoknya orang bangun dengan perasaan tubuh kurang Bugar. Melatonin juga dihasilkan saat orang melakukan meditasi pernapasan seperti yang dilakukan pada Senam Pernapasan TOA. Produksi melatonin hanya sampai maksimal 2-5 mg per hari. Melatonin Mengatur 'jam biologis' manusia, Sehingga terbangun dan mengantuk pada waktunya. Melatonin juga bermanfaat bagi berkembangnya kesadaran intuisi sehingga para peserta TOA akan memiliki kepekaan atau ketajaman intuisinya.

2. Pinolin
Menurut penelitian dokter Mantak Chia dari Thailand, Latihan Meditasi Gerak pada hari ketiga kadar melatonin mencapai tingkat 15 sampai 20 mg di dalam darah, maka kelenjar pineal berhenti mengekskresikan melatonin dan mulai memproduksi pinoline yang bersifat superkonduktor dan meningkatkan replikasi sel-sel tubuh (mitosis) dan interkalasi dengan molekul-molekul DNA. Historisnya, zat pinoline hanya dihasilkan dalam rahim wanita yang sedang mengandung, bermimpi dan dalam pengalaman pra-mati (Near Death Experience atau NDE). Pinolin inilah yang Merangsang terjadinya clair-voyance, dimana orang dapat melihat dengan mata bathin dan kepekaan merasa (Insting Intuisi tajam). Tanpa pinoline kadar yang tinggi jangan harap terjadi gejala-gejala metafisis tersebut. Demikianlah maka pinoline berperan aktif dalam proses dekoding DNA yang Memuat "memori kolektif" dari nenek moyang seseorang. Sehingga ia Menemukan informasi yang tersembunyi yang disignalkan oleh otak kanan berupa cahaya, suara, pengetahuan (ilham) dan Realisasi Visual. Tubuh manusia memiliki enam trilyun sel dan setiap sel dapat "berkomunikasi" dengan setiap sub-partikel atom yang bertebaran di seluruh ruang angkasa ini. Setiap sel itu memiliki "kecerdasan" dan mampu berkomunikasi satu sama lain. Didalam tubuh terdapat pula "sistem jaringan perifer Syaraf" dan "sistem jaringan saraf saraf peptida". Pada pikiran seseorang bila sedang mengalami stres berat maka sistem peristaltik ususnya terganggu, sehingga ia mulai mencret-mencret karena  keduanya  (otak  dan  usus) memiliki hubungan seluler. Boleh dikatakan pinoline memungkinkan terbukanya pintu menuju "alam kesadaran" (super kesadaran) dan manusia dapat mengakses informasi yang terdapat di Pinoline. Sehingga sering tanpa sengaja seseorang berbicara langsung menuju pada keadaan seseorang dan orang tersebut kagum dan merasa cocok berkomunikasi pada seseorang yang tingkat produksi pinolinnya tingginya.

3. Hormon 5-Meo-DMT
Latihan Meditasi Gerak Senam Pernapasan di TOA saat memasuki hari ke 6 sampai 8 hari terus-menerus maka “kelenjar pineal” mulai memproduksi hormon 5-Meo-DMT. Hormon ini bersifat luminescens (medatangkan cahaya) dan fosforenscens (mengeluarkan cahaya) karena sejumlah fosfen disalurkan ke korteks mata dan orang akan melihat sinar terang di kepalanya. Penelitian bersama yang dilakukan EPAVan Wijka; J. Ackermanc; R. Van Wijka, (International Institute of Biophysics, Neuss, Jerman Universitas Utrecht, Belanda Cottage Rumah Sakit, Santa Barbara, CA, USA) juga menunjukkan Bahwa Latihan Pernapasan  menghasilkan "emisi foton ultra-lemah" (UPE = Ultra Weak Photon Emission) pada lengan dan dahi para peserta Meditasi Pernapasan yang diobservasi. “Emisi Foton” yang aktif pada para peserta pelatihan TOA biasanya dapat dilihat oleh mereka awam dimana wajah kita seakan-akan tenang dan memancarkan aura ketenangan. Dan anak-anak dibawah 7 tahun biasanya kagum memandang kita karena mereka melihat wajah kita memancarkan cahaya aura yang menakjubkan.  5-Meo-DMT berinterkalasi (reaksi penempatan suatu atom, molekul atau ions yang disisipkan) dengan perantara RNA (ribonucleic acid). "Visualisasi para peserta TOA seakan-akan memahami pikiran orang lain atau keadaan psikologi seseorang, tanpa mengadakan interview lebih jauh, sehingga terkesan mengetahui keadaan/keinginan seseorang sebelum terjadi.  

4. Dimethyltryptamin (DMT)
Pada hari kesembilan-sampai hari ke 10 dalam latihan ‘TOA’, maka kadar hormon DMT dapat mencapai 25 mg dalam darah. Maka terbukalah apa yang dinamakan "The Third Eye" yang posisinya tepat di belakang kening (Cakra Ajna), secara subyektif dari pengalaman nyata dengan "Energi Tubuh"-nya dapat merasakan getaran-getaran biolistrik bahkan mampu menditeksi pikiran dan penyakit seseorang. Bahkan dalam keadaan tidur pun tubuh akan menangkap gelombang negatif yang dipancarkan atau ditujukan pada kita. Niat merupakan pancaran gelombang yang keluar dari tiap diri seseorang. Saat kita tertidur lalu ada niat buruk/ gelombang negatif (Ilmu Hitam), getaran tubuh kita akan reflek menangkal dan mengembalikan getaran tersebut. Maka banyak peserta ditengah tidurnya terjaga spontan karena mendengar sesuatu atau ada tamu tidak diundang (pencuri). 

                Untuk itu bagi mereka yang telah mengikuti program 10 hari Latihan TOA, maka diharapkan terus mengolah pengetahuan yang diterimanya paling sedikit seminggu 1-2 kali untuk terus melakukan latihan jurus-jurus TOA dan melakukan meditasi pagi dan sorenya, setiap hari. Dan sering melakukan latihan bersama guna meningkatkan energi elektron-elektron biolistriknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar